Whatsapp: +6281392472500 (English) / 0813 7222 2565 (Indonesia) terapibatam@gmail.com

Terapi lintah bisa menyembuhkan kanker payudara loh… Apakah anda pernah mencoba terapi lintah? Ketika lintah menempel ke kulit manusia maka lintah akan menghisap darah dan tidak mudah dilepaskan. Namun terapi menghisap darah dengan lintah telah dikembangkan sejak jaman kuno. Darah yang ditarik atau di hisap oleh lintah adalah jenis darah kotor yang menyebabkan penyakit untuk tubuh. Hingga kini tercatat sekitar seratusan penderita kanker payudara dari berbagai wilayah Tanah Air, bahkan negara luar berhasil disembuhkan tanpa opresasi, cukup hanya menjalani ‘terapi lintah’ di sentral pengobatan alternatif milik bidan Rbca AMd Keb, pengelola TerapiBatam.com di Batam, Kepulauan Riau.

lintah

Kanker payudara (Breast Cancer) terjadi pada jaringan payudara tidak hanya umumnya dimiliki oleh kaum hawa, namun juga kaum adam. “Deteksi dini dan melakukan pengobatan kanker payudara dengan terapi lintah untuk kanker payudara memiliki kesempatan sembuh yang besar dengan tanpa melakukan operasi” ujar Rbca AMd Keb, pengelola TerapiBatam.com. Kasus kanker payudara sendiri di Indonesia memiliki peringkat penderita yang cukup banyak, karena pengetahuan para “dukun” ataupun obat alternatif tak menentu yang memberi informasi yang salah. Kebanyakan kasus kanker payudara terdeteksi setelah memiliki penyakit kanker yang sudah usia lama, sehingga langsung ke proses pengobatan.

Belum ada obat yang benar-benar manjur dan ampuh dalam melawan kanker, karena kondisi fisik dan daya tahan tubuh pasien menjadi tolak ukur pengobatan itu efektif atau tidak, yang biasanya kasus kanker payudara ini berujung dikamar operasi, dan itu pun belum menjamin bisa 100% terbebas dari kanker, karena dikhawatirkan sel kanker bisa berpindah ataupun masih tersisa.

breast cancer with leech therapy

Ada berita membahagiakan di dunia pengobatan tradisional dan alternatif, karena banyak kasus kanker payudara berobat dengan terapi lintah untuk kanker payudara mengalami penyembuhan yang signifikan, yang menjadi alasan dengan terapi lintah untuk kanker payudara, penderita memiliki kesempatan besar untuk sembuh. Dimana teknik terapinya adalah dengan menempelkan beberapa ekor hewan lintah di sekiar payudara yang mengalami kanker, adapun jumlah lintahnya bergantung pada kondisi parah tidaknya kondisi kanker. Namun hal ini dilakukan tidak hanya sekali terapi lintah, terapi harus secara rutin dilakukan untuk membunuh sel kanker yang terus mengganas, apabila diseimbangkan dengan terapi lintah dengan jumlah yang tepat dan frequensi yang tepat pula bisa efektif dan cepat mengatasi kanker payudara, dan dianjurkan selang waktu 6 bulan hingga 1 tahun terkontrol terus melakukan terapi ini (bergantung kondisi).

Kelebihan yang didapat selain dari tidak menyebarnya sel kanker ke bagian tubuh yang lain serta membunuh sel kanker, organ-organ tubuh yang penting pun menjadi lebih sehat karena kinerjanya lebih ringan, organ akan memproduksi darah pengganti dalam tubuh secara baik dengan jumlah yang normal. “Maka darah sehat pun akan mengalir di tubuh anda dan terjadi self healing, dimana setiap organ yang dilalui darah segar dan sehat maka akan mengalami penyembuhan dengan sendirinya” tuturnya lagi.

Bidan Ribca mengatakan mereka yang ingin sembuh dari derita kanker payudara dengan melakukan terapi lintah, hanya akan diberi ‘resep’ sederhana dan tidak berat untuk dijalani. “Maksimal itu, ada dua lintah yang akan ditempelkan ke bagian payudara yang terkena kanker. Namun terapi tidak bisa sekali langsung sembuh,” katanya. Untuk mencapai kesembuhan, kata Rbca AMd Keb, membutuhkan beberapa kali tahapan terapi. Pada tahapan pertama, menurutnya, si pasien harus menterapi dirinya sebanyak tiga kali berturut-turut. Selanjutnya, pasien penderita payudara dapat beristirahat selama tiga hari untuk kemudian melakukan pengecekan secara medis di rumah sakit.

terapi-lintah-untuk-kanker-payudara

“Setelah ada hasil, apakah ada perubahan atau tidak pada ‘terapi lintah’, pasien disarankan untuk mengkonsumsi banyak vitamin guna pengembalian stamina,” ujarnya. Jika ternyata hasil dokter menyatakan hanya ada perubahan atau kesembuhan tidak signifikan, tambah Bidan Ribca, saya menganjurkan si pasien kembali melakukan terapi. “Memang, untuk mencapai kesembuhan total dari kanker payudara, tidak bisa sekali atau hanya beberapa kali terapi. Perlu puluhan kali terapi, dan mudah-mudahan jika pasien mau bersabar, kesembuhan akan didapat seperti pesien-pasien payudara lainnya,” tambahnya. Dikatakannya, selain kanker payudara, ia juga telah banyak memberikan kesembuhan terhadap pasien penderita penyakit kronis lainnya termasuk diabetes, dan hipertensi. “Untuk penderita diabetes, biasanya akan mencapai kesembuhan dengan waktu yang lebih singkat,” tutup Rbca AMd Keb, pengelola TerapiBatam.com.

Comments