Whatsapp: +6281392472500 (English) / 0813 7222 2565 (Indonesia) terapibatam@gmail.com

Sakit ‘langganan’ bagi pekerja kantoran adalah nyeri serta pegal pada otot sekitar leher, bahu, dan pundak. Sebelum benar-benar mengganggu aktivitas Anda, kenalilah beberapa pencegahan dan latihan peregangan untuk mengatasinya.

Tak banyak orang mengganggap serius kala seseorang mengeluh badannya pegal linu. Apalagi kalau yang mengeluh adalah orangtua. Itu mah biasa, namanya juga sudah tua…begitu biasanya tanggapan yang diberikan. Padahal, salah satu indikasi adanya penyakit di dalam tubuh juga bisa muncul dalam bentuk rasa pegal linu.

Keluhan pegal linu memang sering kita dengar atau bahkan kita alami sendiri. Beberapa bagian tubuh terasa nyeri, pegal, atau dengan bahasa sehari-hari terasa cekot-cekot. Umumnya orang akan menuding kelelahan, rematik  atau asam urat sebagai biang kerok kemunculan rasa cekot-cekot ini, namun bidan Rbca AMd Keb, pengelola TerapiBatam.com, menyebutkan keluhan pegal linu sebenarnya bisa berarti luas, mulai dari kelelahan sampai indikasi adanya penyakit serius lain di dalam tubuh.

Nyeri pada sendi atau otot?

Untuk itu, setiap kali muncul keluhan pegal linu, perlu dicermati dulu apakah rasa nyeri yang muncul terasa di bagian sendi atau di bagian otot. Bila termasuk nyeri sendi, sendi mana saja yang terasa sakit. Apakah sendi di pergelangan tangan, siku, punggung, pinggang, lulut, kaki, di sepanjang tulang belakang atau pada beberapa tempat. Begitu pula bila nyeri terasa pada otot, apakah otot lengan bawah atau lengan atas. “Bila kita mengetahui dengan tepat bagian mana yang terasa sakit, dapat lebih mudah mencari kemungkinan penyebab sakitnya dan tentu pengobatannya pun bisa lebih tepat” ujar Rbca AMd Keb, pengelola TerapiBatam.com.

Hampir setiap orang pernah mengalami pegal-pegal setelah beraktivitas. Pegal dan nyeri otot umumnya muncul karena kurangnya relaksasi otot dan pergerakan tubuh yang terbatas atau statis (lama dan berulang-ulang). Sedangkan penyebab nyeri otot secara umum (terlepas dari kondisi medis yang istimewa) bisa dikategorikan karena sindrom kelelahan kronis, flu, otot kram, dan otot terkilir. Berikut adalah beberapa gerakan sederhana yang bisa dilatih untuk mempertahankan kelenturan, mencegah serta mengatasi rasa nyeri:

1.    Gejala sakit kepala, disertai rasa kaku di pundak dan leher.
Coba untuk menggerak–gerakkan lengan ke atas dan ke bawah, kepala diputar ke kanan dan ke kiri, semua dilakukan berulang–ulang dan perlahan. Setelah itu coba juga untuk memijatnya dimulai dari pundak, leher, dan kepala secara perlahan dan berurutan.

2.    Gejala nyeri bahu & leher

  • Mengistirahatkan sisi yang sakit dari pergerakan dan beban selama dua sampai tiga hari.
  • Kompres dengan es yang dibungkus dalam kain atau handuk, kemudian tempelkan pada bagian yang sakit selama 15-30 menit setiap jamnya.
  • Bila disertai bengkak, istirahatkan tangan lebih tinggi dari level jantung Anda, ganjal dengan bantal saat berbaring.

3.    Berlatih napas lah dengan teratur dan lakukan peregangan saat merasa lelah di kantor:
a.    Peregangan pada otot-otot bahu dan leher

  • Naikkan bahu ke arah telinga sampai terasa tekanan pada bahu dan daerah leher.
  • Tahan selama 3-5 detik, kemudian bahu rileks kembali ke bawah sampai posisi normal.

b.    Peregangan kedua bahu dan leher.

  • Berdirilah atau duduk, kedua lengan menggantung di sisi badan.
  • Gerakkan kepala ke samping ke salah satu sisi dulu, kemudian ke sisi lain.
  • Kedua bahu tetap rileks ke bawah selama melakukan peregangan, tahan selama 5 detik pada tiap sisi.

4.    Mencegah semua gejala dengan:

  • Saat duduk di depan komputer, atur postur tubuh Anda. Tapakkan kaki datar di lantai dan bentuk leher satu garis dengan torso. Ketika berdiri, usahakan jangan bungkuk, dorong dada ke luar dan tarik bahu ke belakang.
  • Pastikan berat tas Anda kurang dari 1,5 kg. Pilihlah tas yang sesuai dengan postur tubuh. Berat tas seharusnya tidak melebihi 10 persen dari berat tubuh. “Pilihlah juga tali selempang yang lebar, memiliki bantalan dan bisa diatur sesuai dengan tinggi badan” ujar Rbca AMd Keb, pengelola TerapiBatam.com.

Comments