Whatsapp: +6281392472500 (English) / 0813 7222 2565 (Indonesia) terapibatam@gmail.com

Kentut dianggap oleh masyarakat sebagai hal yang tabu (tetapi terkadang menghibur). Selain membuat ketidaknyamanan sosial, kentut yang berbau busuk bisa menyebabkan nyeri dan rasa tidak nyaman di perut. Buang angin/Kentut dalam bahasa medisnya Flatulensi adalah keluarnya gas melalui anus atau dubur akibat akumulasi gas di dalam perut (terutama dari usus besar atau kolon). Peristiwa keluarnya gas disebut juga kentut atau sering disebut juga buang angin. Kentut biasanya ditandai dengan rasa mulas di perut.

Kentut atau atau flatulensi normal terjadi pada setiap orang. Dalam sehari, seseorang bisa kentut sebanyak 10-20 kali. Tetapi, aroma kentut setiap orang bisa berbeda-beda. Dan biasanya berbau busuk.Ini sering menjadi pertanda kalau seseorang:

Ada suara kentut yang sangat keras, tetapi tidak berbau. Ada pula yang nyaris tak terdengar suara kentutnya, tetapi aromanya sangat tidak enak, sehingga membuat orang-orang di sekitar langsung menutup hidung. Penyebab kentut selain faktor kandungan dalam makanan yaitu udara yang tertelan, makan terburu-buru (apalagi tanpa dikunyah), meminum soft drink, naik pesawat udara (karena tekanan udara lebih rendah), sehingga gas di dalam usus mengalami ekspansi & muncul sebagai kentut.

Ada penjelasan llmiah mengapa kentut berbau tidak sedap. Dr Myron Brand mengungkapkan, hal ini berkaitan dengan sistem pencernaan. Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Gula tersebut (raffinose, stachiose, verbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung membuat banyak gas. Jagung, paprika, kubis, kembang kol, dan susu juga merupakan penyebab banyaknya frekuensi kentut (tetapi bukan baunya)

Menurut Myron, biasanya kentut lebih berbau karena karbohidrat yang dimakan tidak diproses dengan benar dalam sistem pencernaan. Ketika karbohidrat tidak cukup terserap di dalam usus, terjadi fermentasi oleh bakteri. Gas kentut bersifat asam, karena mengandung karbondioksisa (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S).

Saat kamu menghirup gas ini bisa menghindarkan kamu dari resiko stroke, kanker, serangan jantung, arthritis, dan demensia. Hal ini terjadi karena hydrogen sulfide memiliki kekuatan untuk menjaga dan memperbaiki mitokondria sel. Gas ini juga terdapat pada telur yang sudah busuk.

Beberapa orang juga mengeluarkan gas metana dan hidrogen sulfida (H2S) yang menyebabkan perut kembung dan kentut berbau seperti telur busuk. Kandungan tersebut, seperti H2S bisa dihasilkan dari minum wine, minuman berakohol yang terbuat dari fermentasi anggur.

“Minuman itu menciptakan aroma seperti telur busuk jika tidak dicerna dengan baik oleh tubuh,” kata Myron.

Tak hanya itu, beberapa makanan yang menyehatkan juga bisa mengeluarkan aroma kentut sangat tidak sedap. Menurut Myron, kentut berbau tidak sedap umumnya bukanlah masalah serius.

Tak perlu menganggap kentut berbau sebagai sesuatu hal yang buruk karena itu adalah proses dari apa yang dilakukan bakteri dan makanan dalam saluran pencernaan. Bau kentut anjing dan kucing lebih busuk karena mereka adalah karnivora (pemakan daging). Daging kaya akan protein; Protein mengandung banyak sulfur, jadi bau kentut hewan tipe ini lebih busuk. Lain dengan herbivora seperti sapi, kuda, gajah, yang memproduksi kentut lebih banyak, lebih lama, dan lebih keras bunyinya, tapi relatif tidak berbau

Jika khawatir kentut terlalu sering dan sangat berbau, sebaiknya periksa ke dokter. Bisa jadi terdapat masalah pencernaan, seperti intoleransi laktosa, penyakit celiac, dan ada infeksi saluran pencernaan atau iritasi usus besar.


 

Comments