Whatsapp: +62813-9247-2500 (English) / 0813 7222 2565 (Indonesia) terapibatam@gmail.com

Mengejar mimpi  dalam pendidikan tinggi adalah keinginan semua orang pada umumnya, seperti ikut perkuliahan dari D3,S1, S2, S3. tapi tahu kah anda banyak sekali orang yang bergelar profesor di Indonesia yang dimana sumbangan atas negara Indonesia sama sekali tidak tampak sama sekali, bukan karena tidak ada dana riset dari pemerintah kita, jadi mengapa hal itu bisa terjadi?

  •  BANYAK YANG SENANG MENJADI DOSEN ATAU GURU BESAR DI PERGURUAN TINGGI

Banyak lulusan doktoral atau profesor yang banyak memilih menjadi dosen atau guru besar di sebuah perguruan tinggi dikarenakan banyak mereka merasa nyaman dalam menggeluti profesi ini tanpa harus mengadakan riset yang banyak menyumbang waktu, pikiran,  dan kerja keras,

  • BANYAK YANG BERGELAR DOKTOR DAN PROFESOR TEMBAK

Apa jadinya jika seseorang bergelar doktor tembak karena hanya untuk ajang hebat-hebatan gelar saja, dengan uang yang banyak mereka membeli gelar tanpa mengerti dan dapat mempertanggungjawabkan gelar mereka atas keahlianya. Gelar hanya ajang pamer nama saja.

  • BANYAK YANG BERPIKIR SEMUA HARUS ADA DANA PEMERINTAH

Mengadakan riset banyak sekali menghabiskan dana, dan banyak mereka yang bergelar profesor atau doktor yang bertingkah laku seperti anak kecil yang merengek kepada orang tuanya apabila tidak di belikan mainan.

  • DI JAMAN SEKARANG PENDIDIKAN TINGGI TIDAK BERGUNA

Untuk apa sekarang bergelar Profesor atau doktor kalau isi otak dan dompetnya Kosong? lebih baik jadi tukang gorengan,tukang mie ayam karena mereka berjiwa enterpreneur dan banyak menolong orang banyak. sedangkan yang bergelar tinggi hanya senang dengan pekerjaannya yang nyaman dan bisa malas bekerja.